Breaking News
- Pabrik Senjata Api Ilegal di Lampung Tengah Digerebek, 2 Orang Ditangkap
- Bupati Tangerang Resmikan Gedung Sekretariat dan GOR KONI Kabupaten Tangerang
- Wabup Intan Minta Warga Jadikan Balai Warga Sebagai Rumah Ide, Gagasan dan Persatuan
- Kapolres Bangka Barat Imbau Sopir Truk Sawit Gunakan Jaring Demi Keselamatan Lalu Lintas
- Kurang Dari 12 Jam, Polres Bangka Barat Ungkap Kasus KDRT di Simpang Teritip
- Kapolres Bangka Barat Ajak Anggota Tanam Pohon Meski Diguyur Hujan Lebat
- Satlantas Polres Bangka Barat Intensifkan Patroli Rawan Banjir di Mentok
- Polres Bangka Barat Beri Penghargaan Kepada 14 Satpam Berprestasi Pada HUT Satpam Ke-45
- Komdigi Resmi Blokir Akses Grok AI Imbas Maraknya Deepfake Asusila
- RedDoorz Balaraja Salurkan Bantuan Sembako Pasca Banjir Untuk Warga Kampung Bojong, Desa Pasir Ampo
GOW Kabupaten Tangerang Ramaikan Hari Ibu ke-97 lewat Lomba Busana Tradisional
Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tangerang Menggelar Lomba Busana Tradisional

Kab. Tangerang, infokomnusantaranews.id
Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tangerang menggelar Lomba Busana Tradisional dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Puspemkab Tangerang, Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Peduli Masyarakat Harmoni.”
Sebanyak 27 Anggota dari berbagai Organisasi Wanita se-Kabupaten Tangerang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan beragam busana adat Nusantara. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran perempuan dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat kebersamaan antar Organisasi Wanita.
Pelindung GOW Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai inspiratif dan sarat makna bagi Perempuan.
“Pelaksanaan lomba busana Tradisional dan talkshow dengan tema Perempuan, Inklusivitas dan Peran sebagai Ibu ini sangat bagus sekali. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang inspiratif dan dapat menginspirasi kita semua,” ujar Rismawati.
Ia menjelaskan bahwa lomba busana Tradisional dengan mengenakan pakaian Nusantara diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta dan rasa memiliki terhadap Seni dan Budaya Indonesia yang beragam.
“Saya berharap dengan adanya lomba busana Tradisional ini dapat menambah rasa cinta kita terhadap Seni dan Budaya Masyarakat Indonesia yang kaya akan keberagaman,” ungkapnya.
Selain lomba busana, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan talkshow bertema “Perempuan, Inklusivitas dan Peran sebagai Ibu” yang menghadirkan Angkie Yudistia, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, sebagai narasumber.
Talkshow tersebut memberikan motivasi dan wawasan kepada para Peserta mengenai peran Perempuan dalam Keluarga, Organisasi, dan kehidupan bermasyarakat.
Rismawati berharap melalui talkshow ini, para Ibu yang hadir dapat menjalankan perannya secara seimbang.
“Pelaksanaan lomba busana Tradisional dan talkshow dengan tema Perempuan, Inklusivitas dan Peran sebagai Ibu ini sangat bagus sekali. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang inspiratif dan dapat menginspirasi kita semua,” ujar Rismawati.
Ia menjelaskan bahwa lomba busana Tradisional dengan mengenakan pakaian Nusantara diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta dan rasa memiliki terhadap seni dan budaya Indonesia yang beragam.
“Saya berharap dengan adanya lomba busana Tradisional ini dapat menambah rasa cinta kita terhadap Seni dan Budaya Masyarakat Indonesia yang kaya akan keberagaman,” ungkapnya.
Selain lomba busana, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan talkshow bertema “Perempuan, Inklusivitas dan Peran sebagai Ibu” yang menghadirkan Angkie Yudistia, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, sebagai narasumber.
Talkshow tersebut memberikan motivasi dan wawasan kepada para Peserta mengenai peran Perempuan dalam Keluarga, Organisasi, dan kehidupan bermasyarakat.
Rismawati berharap melalui talkshow ini, para Ibu yang hadir dapat menjalankan perannya secara seimbang.








